Curhat Hari Senin!

Hola! Melepas penat karena hari Senin yang melelahkan. Diawali dengan lupa sarapan gara-gara udah hampir jam 7 waktu berangkatnya, yaa alhasil dari tadi nahan lapar di kampus. Mau dapet bakso bakar tapi ngga jadi, but its okay tadi udah makan beberapa suap dan minum jus alpukat.

Hari ini Skenario B Tutorial 1 Blok 5, materi tentang pembesaran kelenjar prostat. Bla-bla-bla.. Akhirnya dilanjutkan dengan paparan soal BEM KM FK Unsri. Ngga berasa banget, kuliah udah masuk semester 2, udah menjalani 4 blok dengan yaa begitulah. Perasaan rasanya baru aja kemarin bangun pagi-pagi, lari-larian baris di depan rektorat terus jalan ke gedung, di*****-**** dan bla-bla-blanya. Baru aja selesai LKMM dengan segala-segala yang menyertainya. Baru aja rasanya ngelewatin blok 1, tutorial pertama, mcq pertama, praktikum pertama, ospe pertama, semua serba pertama yang buat jantung jadi lub-dup-lub-dup ngga karuan, atau bisa disebut juga takikardia, “Kondisi detak jantung di atas normal.” Normalnya itu cuma 60-100 kali detak permenit. Setelah menjalani semua yang serba pertama, alhasil sekarang sudah benar-benar memantapkan diri. Berada pada jalur yang memang sesuai dengan apa yang diharapkan sebelumnya, mengejar gelar di depan nama dengan segala risiko, tanggung jawab, beban, dan semua tanggungan-tanggungan lainnya.

Kira-kira apa yaa yang ngebuat aku jadi nulis di blog kayak gini?

Hm… Tadinya cuma kepikiran karena banyak baca-baca soal berita bentar lagi anak kelas 12 mau menghadapi UN sih, dan kabarnya untuk tahun ini UN nya bisa milih. Tapi sisa yang ngga dipilih bakalan diujiankan di USBN. Ah, apapun itu namanya, semoga kalian-kalian yang udah kelas 12 semakin bisa memfokuskan diri, kejar materi-materi yang masih belum tergapai di sisa waktu yang ada seperti sekarang ini. Setelahnya tinggal ke kalian lagi, bagaimana akan mengembangkan diri supaya bisa benar-benar siap 100% saat bakalan bertempur sama soal-soal itu sendiri. Persiapan materi itu penting, tapi jangan lupain juga soal mental, karena yang lumayan memberikan beberapa gangguan itu yah tentang kesiapan mental itu sendiri. Kalo mental nya udah sekuat baja mah mau soal tipe yang bagaimanapun juga yaa ayo dihajar aja, tapi kalo mentalnya mudah ciut, baru lihat nomor soal dan lihat timer aja rasanya udah mau cepet-cepet neken tombol kumpulkan. 😀

Yaa, intinya belajar lebih giat lagi kalo mau hasilnya memuaskan dan jangan lupa untuk berdoa karena sebesar apapun usaha yang kita lakukan, yang mampu memberikan hasilnya itu yang pastinya Allah, dan Allah juga bakalan ngasih hasil yang memang sesuai dengan usaha yang dilakukan. Karena hasil itu pastinya tidak akan mengkhianati usaha kalian.

Oh iya, satu lagi. Sekarang ini lagi pada tahap pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa, diusahakan ngisi nilai yang sebenar-benarnya yaa jangan sampai ada manipulasi data karena kalau sampai dimanipulasi itu bisa berdampak yang cukup besar ngga cuma untuk kamu tapi untuk sekolah juga. Semoga kamu termasuk orang yang terpilih di seleksi paling dasar ini, karena setelahnya bakalan memasuki tahap berikutnya yaitu tahap pengisian formulir SNMPTN 2017. Semoga kamu bisa mendapatkan formulir itu. Terus juga, kalo daftar SNMPTN itu yaa nothing to lose aja lah. Aku termasuk salah satu orang yang beruntung bisa lulus lewat SNMPTN yang awalnya itu sangat tidak menyangka kalo bisa lulus. Tapi alhamdulillah sangat-sangat bersyukur sekali bisa lulus lewat jalur ini karena tentunya sudah tidak terlalu susah-susah lagi untuk mempersiapkan diri untuk bisa dapat tiket ke universitas dan jurusan impian.

Yaa, kunci SNMPTN sebenernya ngga betul-betul ada sih. Intinya kalo kita ngerasa nilai kita memang mampu bersaing sesuai jurusan yang kita tuju, pastinya hasilnya juga akan sesuai seperti apa yang kita harapkan. Makanya, kalo pas daftar SNMPTN itu harus bener-bener mengaca pada kemampuan diri sendiri yang tertuang dalam nilai-nilai raport itu sendiri. Kita harus ngaca berkali-kali sampai bener-bener buat kita sadar kalo kita itu ngga ada apa-apanya. Bermimpi itu boleh, tapi bermimpi juga harus sesuai. Jika diibaratkannya itu tuh kayak gini, kita punya uang (nilai raport) dan uang itu mau kita pake buat beli jurusan yang akan kita tuju. Kalo harga jurusan nya itu lebih tinggi dari uang yang kita punya yaa pastinya bakalan percuma. Kita ngga bakalan bisa ngebelinya.

Nah, yang jadi masalah itu kadang kita ngga tahu kira-kira harga dari sebuah universitas itu kira-kira harus bisa dibeli dengan nilai-nilai yang mesti berapa kisaran rata-ratanya. Yaa, kalo soal itu sih aku ngga tahu pasti. Karena tiap jurusan dan universitas itu punya penilaian yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya mungkin kalian bisa nanyain ke kakak kelas yang masuk di jurusan yang kalian inginkan. Karena kalo nanya kayak gitu dijamin bisa lebih terpercaya dan beneran bisa ngukur sendiri hitung-hitungan peluangnya.

Aku juga awalnya itu main hitung-hitungan peluang juga. Yaa, walaupun belum ada kakak kelas yang berhasil lewat jalur SNMPTN di jurusan yang aku pilih, tapi ada kakak kelas yang bisa lulus lewat jalur lain. Nah, itu tetep mampu memberikan peluang sih kalo menurutku.

Hm… Pegel juga yaa nulisnya dan berhubung udah cukup sore dan besok sudah ada jadwal yang menunggu, mungkin kalo kalian ngerasa butuh informasi yang lebih lengkap bisa banget kok nanya-nanya seputar SNMPTN di komen di bawah ini atau mau nanya personal chat ke aku juga bisa. Lewat line dengan ID: oktaviantiwellas

Terima kasih telah membaca curahan singkat di hari Senin ini, semoga minggu ini energi-energi positif itu bisa tercurahkan ke kalian-kalian semua. Sampai jumpa pada postingan berikutnya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s